Pages

Senin, 24 Februari 2014

Dasar Motor Bakar


Teori Dasar Motor Bakar

Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin penggerak yang banyak dipakai Dengan memanfaatkan energi kalor dari proses pembakaran menjadi energi mekanik. Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin kalor yang proses pembakarannya terjadi dalam motor bakar itu sendiri sehingga gas pembakaran yang terjadi sekaligus sebagai fluida kerjanya. Mesin yang bekerja dengan cara seperti tersebut disebut mesin pembakaran dalam. Adapun mesin kalor yang cara memperoleh energi dengan proses pembakaran di luar disebut mesin pembakaran luar. Sebagai contoh mesin uap, dimana energi kalor diperoleh dari pembakaran luar, kemudian dipindahkan ke fluida kerja melalui dinding pemisah. 


Keuntungan dari mesin pembakaran dalam dibandingkan dengan mesin pembakaran luar adalah kontruksinya lebih sederhana, tidak memerlukan fluida kerja yang banyak dan efesiensi totalnya lebih tinggi. Sedangkan mesin pembakaran luar keuntungannya adalah bahan bakar yang digunakan lebih beragam, mulai dari bahan bakar padat sampai bahan-bakar gas, sehingga mesin pembakaran luar banyak dipakai untuk keluaran daya yang besar dengan banan bakar murah. Pembangkit tenaga listrik banyak menggunakan mesin uap. Untuk kendaran transpot mesin uap tidak banyak dipakai dengan pertimbangan kontruksinya yang besar dan memerlukan fluida kerja yang banyak

A. Siklus 4 langkah




Motor bakar bekerja melalui mekanisme langkah yang terjadi berulang-ulang atau periodik sehingga menghasilkan putaran pada poros engkol. Sebelum terjadi proses pembakaran di dalam silinder, campuran udara dan bahan-bakar harus dihisap dulu dengan langkah hisap [1]. Pada langkah ini, piston bergerak dari TMA menuju TMB, katup isap terbuka sedangkan katup buang masih tertutup. Setelah campuran bahan-bakar udara masuk silinder kemudian dikompresi dengan langkah kompresi [2], yaitu piston bergerak dari TMB menuju TMA, kedua katup isap dan buang tertutup. Karena dikompresi volume campuran menjadi kecil dengan tekanan dan temperatur naik, dalam kondisi tersebut campuran bahan-bakar udara sangat mudah terbakar. Sebelum piston sampai TMA campuran dinyalakan terjadilah proses pembakaran menjadikan tekanan dan temperatur naik, sementara piston masih naik terus sampai TMA sehingga tekanan dan temperatur semakin tinggi. Setelah sampai TMA kemudian torak didorong menuju TMB dengan tekanan yang tinggi, katup isap dan buang masih tertutup.

Selama piston bergerak menuju dari TMA ke TMB yang merupakan langkah kerja [3] atau langkah ekspansi. volume gas pembakaran bertambah besar dan tekanan menjadi turun. Sebelum piston mencapai TMB katup buang dibuka, katup masuk masih tertutup. Kemudian piston bergerak lagi menuju ke TMA mendesak gas pembakaran keluar melalui katup buang. 

Proses pengeluaran gas pembakaran disebut dengan langkah buang [4]. Setelah langkah buang selesai siklus dimulai lagi dari langkah isap dan seterusnya. Piston bergerak dari TMA-TMB-TMA-TMB-TMA membentuk satu siklus. Ada satu langkah tenaga dengan dua putaran poros engkol. Motor bakar yang bekerja dengan siklus lenkap tersebut diklasifikasikan masuk golongan motor 4 langkah. 
.
.
B. Siklus 2 langkah
Langkah pertama setelah terjadi pembakaran piston bergerak dari TMA menuju TMB melakukan ekspansi, lubang buang mulai terbuka. Karena tekanan didalam silinder lebih besar dari lingkungan, gas pembakaran keluar melalui lubang buang. Piston terus begerak menuju TMB lubang buang semakin terbuka dan saluran bilas mulai terbuka. 

Bersamaan dengan kondisi tersebut tekanan didalam karter mesin lebih besar daripada di dalam silinder sehingga campuran bahan bakar udara menuju silinder melalui saluran bilas sambil melakukan pembilasan gas pembakaran. Proses ini disebut pembilasan, proses ini berhenti pada waktu piston mulai begerak dari TMB menuju TMA dengan lubang buang dan saluran bilas tertutup.

Langkah kedua setelah proses pembilasan selesai, campuran bahan -bakar masuk kedalam silinder kemudian dikompresi, posisi piston menuju TMA. Sesaat sebelum piston sampai di TMA campran bahan-bakar dan udara dinyalakan sehingga terjadi proses pembakaran. Siklus kembali lagi ke proses awal seperti diuraikan diatas. 

Dari uraian diatas terlihat piston melakukan dua kali langkah yaitu dari : [1] TMA menuju TMB ; proses yang terjadi ekspansi, pembilasan ( pembuangan dan pengisian) [2] TMB menuju TMA ; proses yang terjadi kompresi, penyalaan pembakaran 



sumber: Buku Ajar Mesin Konversi Energi PTM307 

Sumber Daya Energi – 5, Cara Menghitung kapasitas Mesin ( CC )


Nah kali ini yang akan kita bahas masih sama seperti kemarin, dimana pada pembahasan sebelumnya sudah kangbro singgung, yankni pengertian dari Bore / Stroke, Torqu, Hp. Nah berhubung kemarin belum dibahas, maka sekarang mari kita bahas bersama sama…!! Siapkan pikiran dan semangat anda…jika perlu ambil kopi dulu biar ngak ngantuk, hehehe :D
Gambar
Bro… seringkalai kita melihat tulisan mengenai Bore / Stroke, Torque, Hp, ketika kita melihat suatu spek kendaraan bermotor…nah kira kira sudah tau belom apa maksudnya itu…? Oke…kalau sudah tau monggo diulas kembali, bagi yang belum tau monggo kita pelajari bersama sama…oky..!!
Bro seperti yang kangbro ketahui bahwa yang namanya BORE  jika kita artikan  adalah diameter bagian dalam suatu silinder der. Sedangkan STROKE adalah langkah sebuah piston yang dihitung mulai dari titik mati atas (TMA) menuju titik mati bawah (TMB). (pelajari TMA dan TMB disini)
Nah biasanya kita kan seringkali melihat suatu engine dengna kapasitas mesin (cc) yang dibulatkan, meski ada juga yang murni tanpa pembulatan, contohnya engine dengan kapasitas 124cc, biar enak terdengar ditelinga konsumen, biasanya dibulatkan menjadi 125cc (lebih familier), nah hal tersebut biasanya sering kita ngak taua akan aktualnya, tanpa kita hitung secara langsung kapasitas sebuah engine tersebut, tentunya dengan sebuah rumus matematika…pingin tau gimana ngitungnya..? monggo disimak penjelasan dibawah ini mazbro…
Kapasitas mesin (displacement) dengan satuan (V) adalah menghitung sebuah volume yang didapat dari perbindahan piston dari TMB menuju TMA, dimana untuk menghitung volume tersebut, bisa dihitung dengan sebuah rumus :
V = ∏ x (DxD)  x L x N
                   4
Ket :
D : Diameter silinder (Bore)
L : Langkah (Stroke)
∏ : Rumus absolute sebuah lingkaran (3.14)
N : Jumlah silinder
Example : Sebuah motor memiliki langkah 42 mm (4.2 cm) dan diameter cylinder 56mm (5.6 cm) berapakah kapasitas / cc dari mesin tersebut…?
Jawab :
Rumus dasar : V = ∏ x D2 x Lx N
                                           4                   
V =  3.14 x (5.6 x 5.6) x 4.2 x 1
                         4
V =  413.576
              4
V = 103. 394 cc
Nah dari hitung hitungan diatas maka motor yang memiliki langkah 42mm dan diameter cylinder 56mm, kapasitas / cc nya adalah “103.394 cc”
Nah gimana brosis sudah paham toh mengenai cara menghitung sebuah cc suatu kendaraan…!! Emang ada beberapa rumusan yang menjabarkan cara menghitung suatu cc, tapi pada intinya semuanya sama, hasilnya juga sama..bedanya cuma caranya saja… monggo mau pilih rumus yang kangbro ajari atau rumus lain, intinya sama kok. NB : Rumus ini diterapkan pada tipe motor 2 tak dan 4 tak
Okelah kalau begitu.. sebagai latihan, monggo dicobak menghitung cc aktual motor yang dimiliki brosis semua.
Bagi yang kurang jelas monggo ditanyakan, atau bagi suhu-suhu enginers lainnya yang merasa penjelasan ini kurang, mohon ditambai sendiri, anggap saja rumah sendiri..heheh :D

Sumber Daya Energi, Siklus Dasar Motor Bakar – 04 ( 4tak & 2tak )





PELAJARAN DASAR
Bro sis semua… Motor bakar atau biasa kita sebut dengan Mesin/Engine pastinya mempunyai fungsi sebagai sumber dari tenaga, yakni tenaga yang dihasilkan finalnya berupa putaran yang akan memutar  roda. Nah sebelumnya, jauh sebelum bisa memutar roda pasti didalam mesin membutuhkan sebuah siklus, dimana siklus atau proses tersebut nantinya akan menghasilkan sebuah tenaga. Sama layaknya seperti pada manusia, sebelum ada energi, maka manusia dijamin ngak bakalan bisa melakukan aktifitas dalam kesehariannya, seperti berjalan, berbicara, berfikir dll. Tanpa adanya suatu tenaga atau energi. Nah kalau manusia kan sumbertenaganya diperoleh dari serat serat makan yang kita makan tuh, sedangkan untuk engine juga sama, untuk sumber tenaga diperoleh dari bahan bakar… Sebelumnya pada manusia proses sebelum menghasilkan tenaga pasti butuh yang namanya siklus/proses, dimana kalau pada manusia makanan dimasukkan ke mulut, dikunyah kunyah oleh gigi, masuk kedalam lambung, diproses oleh usu-usus dalam perut, jadilah sebuah energi. Dan tentunya energi tersebut akan kita gunakan untuk aktifitas. Cobak kalau tanpa proses…contohnya saja jika anda makan jambu biji tanpa dikunya..pasti dijamin ngak akan bisa buang airbesar…hehehehe :D (monggo dicoba’ kalau tidka percaya heheh…)
Hemmm ternyata banyak juga yo penjabaran kangbro…heheheh… yaudah langsung saja pada intinya, jadi pada dasarnya mesin kendaraan roda 2 atau roda 4 baik 4tak ataupun 2tak sebelum menghasilkan sebuah tenaga, pastinya beberapa siklus wajib  diselesaikan. Jika manusia, siklusnya sama seperti penjelasan yang diatas tadi. Nah jika engine, khususnya motor bakar (2tak, 4tak), maka sebelum menghasilkan sebuah tenaga, maka motor tersebut harus melewati sebuah siklus, dimana setiap satu siklus terdiri dari 4 langkah kerja. Terus kerjanya apa kira kiara..? Mari kita lihat gambar dibawah ini :
GambarNah melihat gambar diatas, tentunya sudah sedikit ada gambaran toh mengenai siklus..? terbuka roknya iya mazbro heheh… Hemmm yawes kanbro jelasin, intinya begini brosis semua, satu siklus harus diselesaikan untuk menghasilkan sebuah tenaga. Nah siklus tersebut terdiri dari.
  1. Intake (Pemasukan bahan bakar)
  2. Compression (Penekanan/Langkah kompresi)
  3. Combustion (Pembakaran bahan bakar)
  4. Exhaust (Pembuangan hasil pembakaran)
Ke 4 langkah kerja diatas, harus dapat diselesaikan, jika salah satunya tidak ada, dijamin motor pasti ngak bakalan mau hidup, alias mogok…. Cobak kalau ngak percaya, karburator motor anada lepas, pasti motor ngak akan nyala…!!! Yatoh… lah wong karburator dilepas, berarti untuk sistem pemasukan bahan bakarnya tidak ada toh… gimana mau hidup wong bahan bakarnya ngak bisa masukk…heheheh :D
GambarOk sudah paham mengenai siklus motor bakar toh…nah, sekarang mari kita bahas yang lainnya. Bro anda semua pasti sudah pada tau…bahwa kendaraan bermoto ada beberapa macam, diantaranaya ada tipe motor bakar 2tak (2 stroke) dan 4tak (4 stroke), dimana kedua duanya ini pada intinya sama fungsinya, yakni sebagai mesin menggerak roda/unit kendaraan. Nah terus ada bedanya ngak om kira kira..?? kalau saya boleh jawab, jawabannya sudah pasti ada…perbedaan tersebut terdapat dari cara kerja atau proses dalam melalui 4 siklus tadi, yang dilakukan dengan cara yang berbeda. Beda caranya kayak gimana mazbro…?? Nah monggo kita simak sekali lagi penjelasan dibawah ini.
Motor 2 tak (2 stroke) adalah sebuah motor dimana dalam menyelasaikan 1 siklu cuma membutuhkan 2 gerakan piston (1x piston naik menuju TMA dan 1x piston turun menuju TMB) dengan satu putaran poros engkol
Motor 4 tak (4 stroke) adalah sebuah motor dimana dalam menyelesaikana 1 siklus  membutuhkan 4 gerakan piston (2x naik menuju TMA dan 2x turun menuju TMB) dengan 2 putaran poros engkol.
Nah sekilas bedanya cuman terdapat pada langkah dalam menyelesaikan 1 siklus, dengan ulasan  motor 2 tak untuk langkah yang dibutuhkan dalam menyelesaikan 1 siklus terbilang lebih sedikit, yakni 2 langkah piston satu putaran poros engkol, sedangkan motor 4 tak terlihat lebih banyak lagi, yakni 4 langkah piston 2 putaran poros engkol, dan bedanya lagi jika motor 2 tak tidak menggunakan sistem katup, jika motor 4 tak kebalikannya. Tentunya dalam perbedaan tersebut pasti ada beberapa keuntungan dan kerugian yang didapat dari dua prinsip yang digunakan kedua jenis engine tersebut (4tak & 2 tak). Nah kira kira apa keuntungan dan kerugiannya.. nah untuk masalah itu, entar kita bahas pada pertemuan selanjutnya…sabar mazbro heheheh..masih ingat artikel sebelumnya, pelan pelan poko’e ngerti heheheh :D
GambarOk…lanjut lagi mengenai pengertian dasar mengenai  istilah istilah yang  dianut oleh engine… Oh iya pada bingung gak..? mengenai tulisan TMA atau TMB..??? hem jadi begini bro kata TMA & TMB itu merupakan sebuah singkatan saja.. dimana TMA bisa kita artikan sebaga titik mati atas, sedangkan TMB kita artikan sebagai titik mati bawah. Dimana kalau TMA memiliki maksud, dimana sebuah piston posisinya sudah mentok berada pada titik paling atas, dimana piston sudah tidak bisah naik keatas lagi…. nah itu disebutnya TMA atau TDC tergantung mau pakai yang mana. Untuk TMB berarti kebalikan dari TMA, yakni dimana piston sudah tidak bisa turun kebawah lagi, alias posisinya sudah mentok pada titik mati bawah.
Bagi yang kurang jelas monggo ditanyakan, atau bagi suhu-suhu enginers lainnya yang merasa penjelasan ini kurang, mohon ditambai sendiri, anggap saja rumah sendiri..heheh :D

Minggu, 23 Februari 2014

Cara merawat aki dan memahaminya.

Yap berikut akan dipaparkan cara merawat dan memelihara aki, baik itu aki motor, aki mobil, aki bis / trek, aki kering, aki basah, aki hybrid, aki MF, tapi disini g akan dijelaskan cara merawat aki-aki :p 
Aki (Accu/Battery) merupakan komponen penting dalam kendaraan yang memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Penyedia arus listrik untuk starter mesin, penerangan, klakson dan kelistrikan aksesoris mobil, seperti: tape, alarm,dll.
2. Menyetabilkan tegangan kendaraan dan mem-back-up alternator bila tidak mampu memenuhi kelebihan beban listrik yang diperlukan di kendaraan. Aki itu adalah kapasitor yang sangat besar.
Perlu diketahui sebelmunya jenis-jenis aki, diantaranya:
1. Aki basah/Konvensional/ premium
Aki ini disebut aki basah karena fisiknya, jadi emang di dalemnya ada airnya, yaitu cairan asam sulfat atau accu zuur atau H2SO4. Aki ini membutuhkan perawatan (penambahan air aki, air aki adalah air biasa yang disuling, rumus kimianya H20) secara berkala. INGAK INGAK, JANGAN MENAMBAHKAN asam sulfat atau accu zuur atau H2SO4 ke dalam aki yang sudah dibeli. Karena asam sulfat tadi sudah diisikan oleh manufakturnya.

Jadi kenapa aki harus ditambahi air?
Yak, air adalah media untuk mendinginkan sel2 aki yang bereaksi dan yang paling penting ketika aki disetrum (oleh kiprok utawa dioda bridge jika sedang ditempel di mesin kendaraan / disetrum oleh charger ketika sedang disetrum ketika tekor) air menjadi media pelunturan kerak yang menempel pada sel2 aki.
Jadi kalo kurang dari indikator lower level tambain, tapi jangan sampe bablas melebihi upper level.
2. Hybrid (low maintenance)
Aki ini masih termasuk aki basah, tapi aki jenis (hybrid) ini tidak memerlukan perawatan yang lebai jika dibandingkan dengan aki basah konvensional karena laju penguapan air dan laju kehilangan muatan listriknya sangat rendah. 

3. Bebas perawatan (Maintenance free/MF)
Aki MF tidak perlu membutuhkan perawatan karena laju penguapan air dan laju kehilangan muatan listriknya sangat rendah. Plat positif dan negatifnya menggunakan kandungan PbCa dan PbCa.
Nah, ane pernah ke bakul aki, ane tanya apakah aki MF ini aki kering? Si bakul menjawab, bukan mas, ini aki basah, tapi ga perlu ditambah2i air selama masa hidupnya aki ini mas. O begitu ya kul bakul? Yakyeko mas.
Nah ane menyimpulkan sendiri, aki MF atau Maintenance Free ini ada 2 macem, yaitu aki yang dimaksud bakul aki yang ane ceritain barusan itu, sama aki kering. Bikos aki kering kan emg g perlu perawatan alias maintenan fri kan??
Aki kering juga bisa dijumpai pada UPS (Uninterruptable Power Supply) komputer desktop.
Ini aki MF

Ini aki kering UPS

Wokeee, setiap jenis aki selalu ada kelebihan dan kekurangannya. Aki konvensional itu sebenernya sangat baik dan awet dan biasanya amperenya besar2, logikanya dia akan terus hidup dan tak akan pernah meninggal duniaasalkan kita rajin merawatnya.
Nah namun jika tertarik dengan aki yang bebas perawatan, karena ogah ribet, maka kita harus menyiapkan dana ekstra karena harganya lebih mahal dan konsekuensinya umurnya lebih pendek.
Sekarang keluar dari masalah jenis aki, soooo kenapa aki bisa tekor?
Yak betul sekali, aki bisa tekor karena ada huruf T nya, coba kalo gda? malah jadi ekor tu aki, hehe.
Aki dikatakan tekor jika dia kehilangan daya listriknya alias dia ga mampu lagi tu ngasilin listrik, bisa pun ga bakal kuat nyalain starter elektrik n lampu redup n klakson bunyi kentut.
Yang menyebabkan aki tekor tu:
1. pemakaian aki secara ber lebay an, misal penambahan lampu2 yang katro yang ga perlu, penambahan audio yang bisa buat joget 1 kampung (pada mobil), de el el. Dan pemaksaan penyetarteran kendaraan jika tidak mau distarter.
2. ada jalur yang hubung pendek atau konslet, tapi seharusnya jika konslet sekeringnya putus, nah masalahnya banyak orang yang ga tau malah mengganti sekering dengan ampere yang lebih besar, katanya biar ga cepet putus. Tu orang yang mikir gitu aneh abis, mungkin dia ga bersal dari bumi.
Kan sekering emang dirancang biar putus kalo ada arus ber lebay an…
3. kiprok yang berwujud dioda bridge sebagai penyuplai daya ke aki sudah rusak. kalo kiprok rusak n g bs menyuplai listrik ke aki ya jelas aki bakalan kehabisan dayanya, cepat atau lambat.
4. kalo aki dicemplungin ke sumur, ini ga rusak lagi, tapi tenggelam, hehe…
NAH, terus gimana biar aki ga tekor n bisa awet?
Berikut cara merawat aki:
1. Matikan Komponen Kelistrikan Ketika Mesin Mati
Selesai berkendara, matikan dulu komponen kelistrikan (lampu, tape , ac, dll) sebelum mematikan mesin, kebiasaan orang yang baru punya mobil baru, radio tape sama ac ga dimatiin waktu udah matiin mesin. Lah ntar kalo kita mau nyetarter mobil ya berat banget sebenernya, kasian tu aki. Emang nek mobil baru ga terasa, tapi lama2 juga akan terasa efeknya.
Motor juga gitu, lu kira lampu netral itu gratis?ga makan daya listrik aki elo? Makanya kalo matiin motor matiin juga dengan sempurna.
2. Panaskan Mesin Kendaraan
Kendaraan yang jarang digunakan dapat memperpendek umur akinya, untuk kendaraan yang jarang digunakan sebaiknya secara rutin dipanaskan mesinnya secukupnya atau kalo ogah manasin copot aja tuh terminal negatif aki. Pemanasan kendaraaan bertujuan mengisi mutan listrik aki, karena kiprok dapet arus dari mesin dan mengisi aki.
Nah tapi di sini biasanya rider motor pada salah kaprah. Kalo pagi sebaiknya menghidupkan mesin itu pake engkol, jangan kebiasaan pake electric, kalo udah panas mah monggo.
Banyak fenomena motornya distarter electric dah kaya sakratul maut tp masih dipaksain, yaudah say gud bay to aki.
3. Jangan menambahkan aksesoris lebay
Misal perangkat audio yang powernya besar, lampu tambahan yang terang banget, klakson yang keras, boleh sih nambahin, tapi hati2 dan harus penuh perhitungan.
4. Periksa level air aki
Ini berlaku untuk aki yang berair, permukaan air aki harus dipertahankan antara batas atas dan batas bawah, oleh karena itu perlu diperiksa secara rutin minimal satu bulan sekali. Jika air yang terdapat dalam aki berada di bawah batas bawah (lower level yang tertera dalam kemasan aki), sementara aki tersebut terus digunakan maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan aki. Pengisian yang melewati batas atas (berlebihan), airnya bisa meluap dan merusak bagian kendaraan. Untuk menambah air aki yang berkurang, gunakan air aki biasa, jangan menggunakan accu zuur, karena accu zuur hanya digunakan untuk aki baru yang belum dipakai.
Ingak2!!: air aki biasa = air murni/air suling; accu zuur = campuran air murni dan sulfat(H2SO4).
5. Periksa Terminal Aki
Kondisi kendor dapat menimbulkan karat dan kerak pada terminal aki dapat mengakibatkan aliran arus listrik tidak sempurna, hingga dapat menimbulkan ledakan pada aki akibat percikan api pada bagian sambungan. Jika sambungan dengan terminal kendor tinggal dikencengin aja. Tapi kalo dipermukaan terminal aki kotor atau berkarat banget maka harus dibersihkan.
Kalo kotoran masih sdikit bisa diguyur air panas, bisa langsung ilang, tapi kalo udah lebay, tebel banget, harus disikat atau diamplas.
Setelah itu olesi atau semprotkan oli apa aja, sebagai pencegah karat.
6. Periksa Apakah Terdapat Kebocoran Aki
Berhati-hati pada area yang ditemukan kebocoran dari bagian badan aki, segera keringkan dan bersihkan area tersebut dan kuatkan penutup sumbat pada aki. Apabila terjadi kebocoran dari aki badan, segera ganti aki dengan yang baru. Cairan aki yang bocor (asam sulfat) dapat membuat kendaraan berkarat parah!
7. Periksa Berat Jenis Aki
Jika aki telah diisi ulang, cek berat aki dengan menggunakan hydrometer (biasanya terdapat di bengkel-bengkel). Jika berat jenisnya di bawah ukuran dari aki tersebut, gantilah aki tersebut dengan aki yang baru. Ini agak lebay ga usah dilakuin jg gapapa.
Nah mas trus bagimane kalo emang aki udah tekor?
Aki bisa dices menggunakan charger. Chargernya bisa adaptor.
KUNCINYA adalah daya untuk mengeces aki harus lebih kecil dari daya kemampuan aki. Misal aki berdaya 12 Volt / 50 Ampere, maka chargernya 10 persen lebih lemah tapi dengan voltase yang sama, jadi bisa 12 volt / 5 ampere. Bisa sih dices dengan ampere yang lebih besar, emang bisa lebih cepat ngisinya, tapi epat rusak juga akinya.
Kalo mau buat charger aki sendiri, rangkeannya bisa dilihat di sini ni…
BIKIN CHARGER AKI SENDIRI
Cara Pemasangan dan Pelepasan Aki
Pada saat melepaskan kabel, maka lepaskan terlebih dahulu kabel negatif baru kemudian kabel positif.
Sebaliknya, pada saat pemasangan, pasang dulu kabel positif, baru pasang kabel negatif
PENTING!!
1. Tidak boleh menyalakan api dekat aki, seperti menyalakan korek, merokok dan lain sebagainya, karena aki mengandung hidrogen yang mudah meledak.
2. Jauhkan dari jangkauan anak, karena komponen aki terbuat dari bahan kimia yang berbahaya.
3. Gunakan kacamata pelindung pada saat memasang atau memperbaiki aki karena air aki sangat berbahaya.
4. Hati-hati dengan accu zuur, karena dapat merusak kulit dan membutakan mata.
5. Jika accu zuur mengenai mata anda, basuhlah segera dengan air bersih dan segera pergi ke dokter. jika accu zuur mengenai kulit anda, basuhlah bagian yang terkena accu zuur dengan seksama. Jika anda merasa sakit dan terbakar, segera minta pertolongan dokter.
6. SAYANGI AKI!
Supported by Blogaul

Blogger templates